PETA JALAN PENELITIAN (RESEARCH
ROADMAP)
PRODI S1 ILMU
KEOLAHRAGAAN FIKK UNESA TAHUN 2024–2031
Roadmap Penelitian Prodi S1 Ilmu Keolahragaan FIKK
UNESA disusun sebagai arah strategis pengembangan riset yang terintegrasi
dengan visi Program Studi, yaitu “Memiliki lulusan yang unggul, berkompeten
di bidang Ilmu Keolahragaan dan Teknologi, berbasis penelitian, adaptif, serta
memiliki daya saing global pada tahun 2035 dengan memberikan layanan prima yang
profesional.” Visi tersebut menjadi landasan utama dalam membangun budaya
akademik berbasis penelitian, inovasi teknologi, kolaborasi multidisiplin,
serta pengembangan ilmu keolahragaan yang berorientasi pada kebutuhan
masyarakat dan perkembangan global.
Roadmap penelitian ini juga dikembangkan berdasarkan
misi Program Studi yang menekankan peningkatan mutu pendidikan, penguatan
produktivitas dosen dalam penelitian dan publikasi ilmiah, tata kelola akademik
yang profesional, serta kontribusi aktif terhadap pengembangan keolahragaan di
tingkat lokal, nasional, dan internasional. Oleh karena itu, penelitian di
Prodi S1 Ilmu Keolahragaan diarahkan tidak hanya untuk menghasilkan luaran
akademik berupa publikasi ilmiah, tetapi juga inovasi teknologi, model
pembinaan olahraga, kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy),
serta solusi nyata terhadap permasalahan olahraga, kesehatan, dan masyarakat.
Secara strategis, roadmap penelitian tahun 2024–2031
dirancang untuk memperkuat integrasi antara ilmu keolahragaan, teknologi,
kesehatan, industri olahraga, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian
dikembangkan secara bertahap melalui empat fase utama, yaitu Penguatan Dasar
dan Konsolidasi, Pengembangan dan Integrasi, Penguatan Daya Saing dan
Kolaborasi, serta Keunggulan dan Dampak Global.
VISI PRODI
”Memiliki lulusan yang unggul, berkompeten dibidang Ilmu Keolahragaan dan
Teknologi, berbasis penelitian, adaptif, serta memiliki daya saing
global pada tahun 2035 dengan memberikan layanan prima yang
profesional”
Misi Prodi
- Menyiapkan sumber daya dan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu
guna menunjang kualitas proses pembelajaran, secara terencana, terarah,
berdisiplin dan berkesinambungan guna meningkatkan kualitas kompetensi
lulusan.
- Mendorong peningkatan kualitas, kuantitas,dan produktivitas dosen
dalam hal penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat serta penulisan
buku dan artikel/karya ilmiah yang dimuat dalam jurnal ilmiah berskala
lokal, regional, nasional, dan internasional baik yang dilakukan oleh
dosen sendiri maupun secara kolaboratif.
- Melakukan penataan dan pengelolaan Program Studi secara transparan
dan akuntabel sehingga mampu memberikan layanan prima terhadap pelaksanaan
dan evaluasi keberhasilan proses pembelajaran.
- Berkomitmen terhadap peningkatan keolahragaan baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional yang mengedepankan nilai-nilai positif Ilmu Keolahragaan dalam setiap dinamika wacana dan kebijakan yang dapat diimplementasikan melalui pengabdian masyarakat.
Tahap 1: Penguatan
Dasar dan Konsolidasi (2024–2025)
Tahap awal difokuskan pada penguatan fondasi penelitian melalui pemetaan
potensi riset, penguatan sumber daya manusia peneliti, serta pembangunan budaya
akademik berbasis penelitian. Pada fase ini dilakukan pengembangan
infrastruktur penelitian, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta
identifikasi tema-tema riset unggulan sesuai kebutuhan masyarakat dan
perkembangan ilmu keolahragaan.
Penelitian pada tahap ini mencakup studi kebutuhan dan potensi atlet,
identifikasi destinasi olahraga rekreasi, studi teknologi olahraga dasar,
pemetaan kebugaran dan kesehatan masyarakat, hingga pengembangan instrumen
evaluasi olahraga dan kesehatan. Selain itu, dilakukan penelitian perilaku
hidup sehat, literasi gizi, dan edukasi berbasis komunitas sebagai bagian dari
penguatan riset promotif dan preventif.
Pada fase konsolidasi ini, Prodi S1 Ilmu Keolahragaan juga mendorong
peningkatan publikasi nasional, penguatan kelompok riset, serta pengembangan
kolaborasi internal antarbidang keilmuan. Tahap ini menjadi fondasi penting
dalam membentuk lulusan yang memiliki kemampuan berpikir ilmiah, kritis, dan
adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.
Tahap 2:
Pengembangan dan Integrasi (2026–2027)
Tahap kedua diarahkan pada pengembangan model penelitian terapan dan
integrasi multidisiplin antara ilmu keolahragaan, teknologi, kesehatan, dan
industri olahraga. Pada fase ini, hasil penelitian mulai dikembangkan menjadi
model, prototipe, produk inovatif, dan teknologi aplikatif yang dapat digunakan
dalam pembinaan olahraga maupun layanan kesehatan masyarakat.
Fokus penelitian meliputi pengembangan model pembinaan berbasis sport
science, integrasi olahraga dengan pariwisata dan budaya, pengembangan produk
serta layanan industri olahraga, integrasi teknologi wearable dan analitik
olahraga, hingga pengembangan media digital kesehatan dan gizi. Penelitian juga
diarahkan pada pengembangan model promotif-preventif berbasis komunitas,
evaluasi dampak kesehatan olahraga, serta pengembangan sistem monitoring dan
evaluasi digital.
Pada tahap ini, Program Studi mendorong peningkatan publikasi
internasional, perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta pengembangan
prototipe teknologi olahraga. Penelitian tidak hanya menghasilkan artikel
ilmiah, tetapi juga inovasi yang memiliki potensi hilirisasi dan implementasi
di masyarakat maupun industri olahraga.
Tahap 3:
Penguatan Daya Saing dan Kolaborasi (2028–2029)
Tahap ketiga berfokus pada penguatan daya saing penelitian melalui
kolaborasi nasional dan internasional, implementasi hasil riset berbasis bukti,
serta hilirisasi inovasi olahraga dan kesehatan. Pada fase ini, penelitian
diarahkan untuk menghasilkan model pembinaan, teknologi olahraga, serta sistem
layanan kesehatan olahraga yang dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat,
institusi pendidikan, maupun industri.
Fokus kegiatan meliputi riset kolaboratif nasional dan internasional, pemberdayaan
komunitas olahraga, pengembangan AI dan big data olahraga, implementasi
teknologi dalam layanan olahraga dan kesehatan, serta pengembangan sistem
pendukung kebijakan berbasis data. Penelitian juga diarahkan pada pengembangan
dashboard evaluasi kesehatan masyarakat, integrasi olahraga dan gizi dalam
program sekolah dan komunitas, serta penguatan program kesehatan berbasis
bukti.
Selain memperkuat jejaring penelitian, tahap ini juga menekankan
pentingnya kemitraan dengan dunia usaha dan industri untuk mendukung hilirisasi
produk, scale-up inovasi, dan komersialisasi hasil riset. Dengan demikian,
penelitian di Prodi S1 Ilmu Keolahragaan tidak hanya berdampak akademik, tetapi
juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi dan peningkatan
kualitas hidup masyarakat.
Tahap 4:
Keunggulan dan Dampak Global (2030–2031)
Tahap akhir merupakan fase pencapaian keunggulan riset dan penguatan
dampak global. Pada tahap ini, Prodi S1 Ilmu Keolahragaan diarahkan untuk
menjadi pusat pengembangan ilmu keolahragaan dan teknologi olahraga yang
memiliki reputasi nasional maupun internasional.
Penelitian difokuskan pada inovasi unggulan bereputasi internasional,
kontribusi kebijakan olahraga dan kesehatan berbasis bukti, pengembangan model
berkelanjutan berbasis komunitas, serta adopsi global teknologi olahraga.
Selain itu, dilakukan penguatan kolaborasi internasional, branding akademik
global, publikasi pada jurnal bereputasi internasional, dan pengembangan pusat
unggulan riset olahraga dan kesehatan.
Pada tahap ini, penelitian diharapkan mampu menghasilkan kontribusi
nyata terhadap peningkatan prestasi olahraga, kesehatan masyarakat,
pengembangan industri olahraga, serta penguatan kebijakan nasional maupun
internasional berbasis ilmu pengetahuan. Dengan demikian, roadmap penelitian
tidak hanya mendukung pencapaian visi program studi, tetapi juga memperkuat
posisi Prodi S1 Ilmu Keolahragaan sebagai pusat inovasi olahraga dan kesehatan
yang adaptif, profesional, dan berdaya saing global.
Tema Unggulan Penelitian
Roadmap
penelitian Prodi S1 Ilmu Keolahragaan mencakup berbagai tema unggulan yang
saling terintegrasi, meliputi:
·
Ilmu Keolahragaan
·
Pembinaan Olahraga
·
Olahraga Pariwisata
dan Rekreasi
·
Industri Olahraga
·
Teknologi Olahraga dan
Kesehatan
·
Kesehatan Lingkungan
dan Masyarakat
·
Evaluasi Olahraga dan
Kesehatan
·
Promosi Kesehatan dan
Informasi Gizi
Keseluruhan
tema tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi olahraga berbasis riset yang mampu menjawab tantangan masyarakat
modern dan kebutuhan global.
Faktor
Pendukung dan Luaran Utama
Keberhasilan implementasi roadmap penelitian didukung oleh berbagai enabling
factors, yaitu penguatan SDM peneliti, kolaborasi nasional dan
internasional, pendanaan riset berkelanjutan, publikasi dan HKI berkualitas,
pengembangan infrastruktur laboratorium, kemitraan dengan dunia usaha dan
industri, serta diseminasi dan hilirisasi riset.
Melalui
roadmap ini, Prodi S1 Ilmu Keolahragaan FIKK UNESA menargetkan tercapainya
berbagai luaran strategis berupa publikasi internasional bereputasi, inovasi
dan HKI, model dan kebijakan berbasis bukti, produk dan layanan inovatif,
pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan prestasi olahraga dan kesehatan
bangsa. Target akhir roadmap ini adalah terwujudnya aplikasi ilmu pengetahuan
dan teknologi di bidang keolahragaan untuk membangun masyarakat yang
berkualitas, sehat, berprestasi, dan berkelanjutan.